"Hendaklah kamu lebih memperhatikan tentang bagaimana amalan itu diterima daripada terlalu banyak beramal, karena sesungguhnya sangat sedikit amalan yang disertai takwa. Bagaimanakah amalan itu hendak diterima?"
— (Sayyidina Ali)  (via epi-cihuy)

(Source: nurseptianihayati)